English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF

rss

Satu Ayat

About Me

Foto saya
hello semuanya.. selamat datang di blog ku yang pertama..!!! kalo kalian kunjungi blog ku.."jangan lupa kasih komentar yaa.." ehm yang banyak link tentang komputer....,tukeran yuxx...,bagi - bagi informasi gtu... hohohooho
Tampilkan postingan dengan label Keragaman Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keragaman Wisata. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Oktober 2010

Google Luncurkan Google Maps Indonesia

Google meluncurkan Google Maps Indonesia, sebuah platform pencarian lokal yang membantu pengguna menemukan informasi geografis seperti peta online, citra satelit, panduan arah berkendara, alamat dan daftar perusahaan, melalui PC dan ponsel.

Head of Product Management Google Southeast Asia Andrew McGlinchey di Jakarta Rabu mengungkapkan bahwa Google Maps Indonesia resmi diluncurkan dan siap digunakan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari.

"Pengguna dapat dengan mudah mencari dan menemukan informasi suatu tempat yang diingingkan, kapan pun dan di mana pun. Ia hanya perlu mengetikkan kata kuncinya saja di maps.google.co.id," ujar Andrew.

Sementara itu Head of Marketing Google Southeast Asia Derek Callow juga mengatakan bahwa Google Maps Indonesia memungkinkan pengguna, perusahaan dan pengembang lokal untuk memberi sumbangan informasi mengenai Indonesia.

Platform ini diharapkan menjadi peta online yang paling kaya konten dan paling relevan di tanah air.

Derek menambahkan bahwa melalui ajang ini, ia juga ingin menggandeng rekan-rekan bisnis yang berniat mempromosikan serta membagi informasi tentang usaha mereka melalui platform ini.

Sejumlah perusahaan yang telah menjadi mitra bisnis Google Maps Indonesia antara lain urbanesia.com, Telkomsel dan LewatMana.com

"Selain lokasi, Google Maps Indonesia juga mampu menyajikan informasi tentang tempat yang dituju. Sebuah restoran sushi di Jakarta misalnya, si pengguna tidak hanya dapat mengetahui lokasi, tetapi juga mendapatkan informasi tentang restoran sushi tersebut," tutur Derek

Lengkapnya informasi yang yang dapat diakses konsumen tentunya merupakan hal bagus. Hal ini penting untuk menjaga koneksi antara perusahaan dan konsumennya, tambahnya.

Google sekarang menjadi properti web terkemuka di seluruh pasar global utama. Teknologi pencarian inovatif yang didirikan tahun 1998 oleh Larry Page dan Sergey Brin ini digunakan jutaan orang setiap harinya.

Sumber :
http://www.tvone.co.id/
Selengkapnya...

Wisata Budaya di Galeri Batik Indonesia


Satu tahun sudah Organisasi PBB untuk Pendidikan, Pengetahuan, dan Budaya (UNESCO) menetapkan batik sebagai warisan budaya Indonesia. Bagaimana sesungguhnya ragam batik Indonesia? Dan di mana mendapatkan koleksinya?

Berawal dari pertanyaan-pertanyaan itulah Yayasan Batik Indonesia mendirikan Galeri Batik di kompleks Museum Tekstil, Tanah Abang, Jakarta Barat. Tempat itu diharapkan menjadi cikal bakal Museum Batik Nasional.

Galeri Batik menghadirkan sejarah batik dan memperagakan koleksi batik Nusantara. Galeri seluas 405 meter persegi itu terdiri atas sembilan ruangan yang menyimpan 600 koleksi batik kuno, antik, dan langka, dari sembilan provinsi di Indonesia.
Display koleksi di galeri itu pun diperbaharui setiap empat hingga enam bulan sekali, sehingga Anda tidak akan bosan untuk terus berkunjung. Saat ini, koleksi utama yang dipamerkan adalah batik Belanda koleksi Santoso Dolah dari Danar Hadi Solo.

Bukan hanya dikunjungi pelancong dari dalam negeri, galeri itu juga menarik minat wisatawan asing. "Galeri ini menyimpan batik-batik kuno yang menarik perhatian kami. Semua orang tahu, batik berasal dari Indonesia dan mereka ingin melihatnya. Mereka sangat menyukai batik. Di Norwegia, mereka menggunakan batik sebagai gaun," ujar seorang turis.

Galeri Batik dibuka setiap hari mulai jam 9.00 WIB hingga 15.00 WIB, kecuali Senin dan Hari Libur Nasional. Harga tiket masuknya pun tergolong sangat murah, yaitu Rp 2.000 untuk dewasa dan Rp 1.000 untuk mahasiswa.

Sumber :
http://berita.liputan6.com/
Selengkapnya...

Kamis, 03 Juni 2010

Keragaman Wisata di Palembang


Palembang, Sumatra Selatan mempunyai potensi yang besar sebagai tempat tujuan wisata. Selain pemandangan alam yang indah, Kota Pempek ini punya situs purbakala, museum, dan kawasan kerajinan. Ditambah lagi Sungai Musi yang membuat daerah ini dijuluki sebagai "Kota Wisata Air" yang bisa disejajarkan dengan Bangkok (Thailand) dan Pnomh Penh (Kamboja).

Berlibur ke Palembang tidak afdol jika melewatkan pemadangan di Pagar Alam. Daerah yang terletak di sebelah barat daya Palembang ini kaya akan wisata alam. Puluhan air terjun tersebar di kawasan yang dikelilingi oleh pegunungan ini. Salah satu air terjun di Pagar Alam yang paling besar adalah Lematang Indah. Tinggi air terjun ini sekitar 70 meter.
Lematang Indah begitu mudah dijangkau karena ada di tepi jalan antara Lahat dan Kota Pagar Alam. Keindahan panorama di kawasan ini menjadi makin menawan karena dilalui jalan yang berliku-liku dengan tikungan. Bagi pengunjung yang ingin melihat lebih dekat dan merasakan cipratan air terjun harus menuruni tangga batu yang curam.

Tak kalah menarik adalah Gunung Dempo. Gunung ini indah menjulang tegak menggapai langit jika dilihat pada pagi hari. Budaya kota yang sudah berbaur dari berbagai suku baik pendatang maupun asli menciptakan kedamaian yang tak peroleh di kota-kota besar. Temperatur udara sangat sejuk dan dingin. Tak jauh berbeda dengan suasana di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Tempat yang juga banyak dikunjungi wisatawan adalah Benteng Kuto Besak. Ide mendirikan benteng ini diprakarsai Sultan Mahmud Badaruddin I yang memerintah pada 1724 hingga 1758 dan pelaksanaan pembangunannya diselesaikan penerusnya yaitu Sultan Mahmud Bahauddin. Tempat ini mulai dibangun pada 1780 yang pengawasannya dipercayakan pada orang Tionghoa.

Menurut cerita, semen perekat bata mempergunakan batu kapur dengan putih telur. Pengunjung akan melihat meriam di pelataran museum. Sebelumnya empat meriam itu terdapat di tiap sudut benteng yang berbentuk segi empat. Sementara di dalamnya, terdapat batu prasasti, makam Ario Dillal, meriam tangan, dan tempat pelaminan yang dicat dengan warna emas.

Sementara wisatawan yang ingin melihat kerajinan masyarakat setempat dapat mengunjungi kawasan Tangga Butung. Di sini, banyak perajin songket. Menurut salah seorang perajin, untuk membuat satu songket dibutuhkan sekitar dua bulan. Tak aneh jika harga songket mahal. Paling murah adalah Rp 800 ribu sementara yang paling mahal bisa mencapai Rp 50 juta.

Pulau Kemaro juga tak boleh dilewatkan saat berlibur di Palembang. Nama pulau yang terletak di hilir Sungai Musi ini diambil dari kata kemarau yang artinya tak pernah digenangi air. Di pulau ini terdapat sebuah Vihara Hok Ceng Bio. Ribuan warga Cina berkunjung ke pulau Kemaro untuk sembahyang atau berziarah. Tak hanya umat Buddha dalam negeri, yang datang ke klenteng ini juga dari negara tetangga.

Di tempat ini juga ada makam Siti Fatimah dan Tan Po Han. Menurut cerita, Siti Fatimah yang merupakan putri Raja Palembang dilamar pangeran dari Cina, Tan Po Han. Sang Putri meminta syarat disediakan sembilan guci berisi emas sebelum menikah. Tan Po Han menyanggupi permintaan itu. Dia pun mengambil emas dari negerinya.

Selama perjalanan ke Palembang, sembilan guci ditutupi dengan sayuran untuk mengelabuhi para perampok. Sampailah guci-guci itu dengan selamat. Namun Tan Po Han kaget karena bukannya emas yang ada di guci itu melainkan sayuran. Dia marah dan melemparkannya ke Sungai Musi. Saat guci terakhir akan dibuang, dia terempas dan guci pecah. Dia bertambah kaget ternyata ada emas di dalam guci itu.

Tan Po Han sangat menyesal dengan tindakan bodohnya itu. Dia pun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan terjun ke Sungai Musi. Siti Fatimah yang melihat kejadian itu pun ikut terjun ke sungai. Namun sebelumnya, Sang Putri berpesan jika ada tanah yang tumbuh di sekitar Sungai Musi itu adalah kuburannya dengan Tan Po Han.

Terakhir, yang tak boleh dilewatkan saat ada di Palembang adalah Jembatan Ampera. Lokasi ini sangat ramai oleh pengunjug saat malam hari. Apalagi saat malam Minggu. Selain menikmati deburan ombak air sungai, pengunjung yang kebanyakan berpasang-pasangan ini bisa makan di restoran terapung yang menyediakan berbagai makanan khas Palembang.

Jembatan Ampera telah menjadi lambang daerah karena terletak di tengah-tengah kota. Jembatan yang dibangun 1962 ini menghubungkan daerah Sebrang Ulu dan Sebrang Ilir. Dulu jembatan yang terbuat dari beton ini dapat diangkat kalau ada kapal besar yang akan lewat. Panjang jembatan sekitar 1.100 meter dan ditanam sedalam 70 meter.

Sumber :
http://www.liputan6.com
Selengkapnya...

 

counter

Recent Comment

Recent post